Dmagz.id – 40 designer dari Jawa Timur yang tergabung dalam Etnik Nusantara (ETNURA) memamerkan busananya yang terbuat dari kain tradisional Indonesia. Sebagai upaya mengubah cara berpikir masyarakat bahwa batik, tenun dan bordir hasil kerjasama antara pengrajin dan designer bisa menjadi trend baru menggeser K Pop Style ataupun gaya pakaian dari luar negeri manapun.

Itulah yang ingin ditunjukkan ETNURA kepada masyarakat luas, termasuk Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin dan istri mantan wakil Gubernur Jawa Timur Fatma Saifullah Yusuf, melalui pagelaran busana bertema Sentuhan Etnik Indonesia yang diadakan di hotel Grand Mercure Surabaya. Selasa (03/12/2019).

Dewan Penasehat ETNURA Liliek Noer menjelaskan, tugas organisasi designer ini untuk mengangkat kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun dan bordir agar bisa disukai masyarakat dan menjadi tren yang sesuai dengan keadaan masa kini melalui kerjasama antara pengrajin dan perancang busana.

“Bagaimana mempelopori terlebih dahulu bahwa kita harus cinta dan bangga dengan gaya-gaya berpakaian Indonesia, etnik Indonesia. Oleh karenanya dengan adanya designer ini, designer bisa membuat, Oh sekarang modelnya di Korea gaya begini,” ujar Liliek Noer sambil mencontohkan busana batik bergaya Korea.

Ketua ETNURA Yussi Martha menerangkan, peragaan busana bertema Sentuhan Etnik Indonesia bertujuan untuk mengangkat pengrajin dan perancang busana wastra nusantra, disamping mengukuhkan organisasi designer baru ini telah berbadan hukum.