Dmagz.id – Konsorsium Kader Gus Dur Surabaya menggelar Maulid Nabi Muhammad Saw 1440 H. Bertempat di SM&P Law Office, Jl. Juwingan 120 Surabaya, yang juga merupakan MAKO Konsorsium Kader Gus Dur dihadiri oleh ratusan masyarakat Surabaya dan sekitarnya, Jumat, 07/12/2018.

Hadir sebagai penceramah KH. Abdul Tawwab, yang merupakan Ketua Umum Forum Kyai Kampung Nusantara.

Dr.Syaiful Ma’arif, SH.MH.CN, sebagai tuan rumah yang juga merupakan Pembina Relawan RJM, menyampaikan dalam sambutannya kepada warga sekitar tentang pentingnya ukhuwah Islamiyah.

Hal ini menurutnya sebagai wujud mewarisi dan mengikuti teladan nabi Muhammad Saw. Seperti halnya yang dicontohkan Gus Dur, yang plural dan penuh semangat persatuan dalam merajut umat semasa hidupnya.

Peringatan maulid nabi Muhammad saw selain sebagai media silaturrahmi juga sebagai salah satu wujud mengenang dan mencontoh teladan nabi Muhammad dalam bersikap, berperilaku dan berinteraksi dalam lingkup sosial masyarakat.

Kegiatan maulid nabi bersama ini memang rutin dilakukan setiap setahun sekali secara bersama-sama dengan masyarakat sekitar.

“Acara ini rutin kami lakukan setiap tahunnya, dengan harapan ini akan jadi momentum untuk meneladani sikap dan sifat kanjeng nabi Muhammad saw yang teduh dan damai sekaligus menjadi sebuah bagian dari upaya merajut persatuan, dalam meneladani Rasulullah Muhammad saw. Jelas Syaiful Ma’arif kepada Dmagz.id, Jumat, 07/12/2018.

Foto : Dr. Syaiful Ma’arif, SH.MH.CN memberikan sambutan dalam acara maulid nabi Muhammad Saw (07/12/2018).

KH. Abdul Tawwab dalam ceramahnya juga menyampaikan kepada jamaah, perlunya rasa syukur terhadap segala hal, termasuk pesatnya dan masifnya perkembangan pembangunan yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah.

Hal ini menurutnya harus disyukuri sebagai wujud apresiasi terhadap nilai-nilai kontruktif peradaban yang dicontohkan oleh nabi Muhammad saw yang visioner dan rahmatan lil’alamin.

Menghadapi tahun politik 2019, Dimana masyarakat Indonesia dihadapkan pada  pemilihan calon legislatif, serta pilihan presiden, Anggota Konsorsium Kader Gus Dur ini menghimbau para jamaah yang didominasi ibu-ibu ini, agar selektif memilih pemimpin.

“Di tahun politik ini, kita harus bijaksana memilih pemimpin. Karena ini yang akan dipertanggungjawabkan kita kelak di akhirat”, jelasnya Jumat, 07/12/2018.

Ditengah pesatnya perkembangan tekhnologi, dan masifnya informasi seperti saat ini, sesepuh kyai kampung Surabaya ini juga menghimbau agar masyarakat lebih bijaksana dalam mempergunakan gadget. Lebih selektif men-share informasi-informasi yang berpotensi dapat merusak persatuan, dengan konten-konten yang provokatif, hoax, dan sejenisnya.

Tokoh kyai yang pernah berjuang bersama Gus Dur ini juga mengapreasiasi langkah politik Yenny Wahid yaitu putri kedua Gus Dur saat ini. Sekaligus berharap untuk Yenny Wahid sebagai regenerasi spirit Gus Dur kedepannya, tentunya bersama Gusdurian, dan kader Gus Dur di-seluruh Nusantara.

Foto : Ketua Umum Forum Kyai Kampung Nusantara, KH. Abdul Tawwab dalam ceramahnya.

Hadir juga beberapa tokoh NU dari Kec. Gubeng Surabaya, dan beberapa tokoh lintas agama dan keyakinan, salah satunya adalah Rita Wahyu salah satu tokoh perempuan dari Kristen Ortodoks Surabaya.

LK- Surabaya