Dmagz.id – Belum kering air mata bangsa menangisi beberapa ujian yang datang bertubi-tubi akhir-akhir ini. Sudah datang lagi dan menelan korban lagi.
Malam tadi, giliran Jawa Timur diuji dengan gempa yang sama.

Gempa bermagnitudo 6,3 yang terletak di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo dirasakan hingga Bali dan Lombok (dikutip dari liputan6.com).

Sebelumnya, Palu dan Donggala juga dihantam gempa dan diikuti gelombang tsunami, yang menyebabkan korban jiwa yang tidak sedikit, ratusan rumah rusak, serta fasilitas umum yang luluh lantak diterjang bencana ini.

Bahkan beberapa bantuan datang dari seluruh penjuru dunia, bukan saja dari dalam negeri. Walaupun sebelumnya, bantuan sempat mengalami kesulitan untuk masuk disebabkan akses yang sulit. Sampai hari ini, banyak korban yang masih dinyatakan hilang, dan belum ditemukan.

Hal ini, menggugah seluruh kader Gus Dur di seluruh Indonesia yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur melakukan tahlil dan doa bersama malam tadi. Bertempat di
Rumah Pergerakan Gus Dur, Kalibata Timur, Jakarta Selatan.

Tahlil dan doa bersama ini, juga sebagai refleksi bentuk kepedulian atas beberapa musibah yang menimpa saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air.
“Tujuanya acara ini tidak lain adalah bagaimana para saudara kita diberikan kesabaran dan diringankan bebannya oleh Allah” ujar KH Mustaqim, panitia acara di Rumah Pergerakan Gusdur pada Kamis, 11 Oktober 2018.

Selain itu, imbuh KH Mustaqim, acara ini merupakan bentuk upaya untuk melanjutkan cita-cita kemanusiaan Gus Dur. “Ini menjadi tekad Kader Gus Dur untuk meneladani Gus Dur untuk selalu peduli terhadap urusan umat” imbuh KH Mustaqim.