Dmagz Indonesia – Sedang ramai diberitakan bahwa Toko kelontong asal Madura dipersoalkan oleh Kementrian Koperasi dan UMKM terkait jam operationalnya yang buka selama 24 jam penuh. Kementrian Koperasi dan UMKM meminta Warung Madura mematuhi jam operational untuk tidak buka selama 24 jam penuh. Keputusan tersebut memancing respons masyarakat umum yang menganggap keputusan tersebut bukanlah hal yang bijaksana dan tidak berpihak pada para pelaku usaha kecil menengah seperti Warung Madura.

Rudi Hartono, salah satu pelaku usaha Warung Madura di Surabaya, asal Sumenep justru menanggapi hal tersebut dengan santai.

“Kalau memang dilarang buka 24 jam, kami akan buka 23 jam saja, gak papa”, ungkapnya.

Wacana tersebut juga banyak dikomentari oleh banyak tokoh. Salah satunya, Wakil Ketua Umum Peradi SAI, Dr. Syaiful Ma’arif, yang juga mereka menjadi merupakan salah satu advokat ternama asal pulau Madura.