Dmagz Indonesia – Polemik putusan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman akhirnya diputuskan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) terkait usia cawapres pemilu 2024 sebagai sebuah pelanggaran etik berat. Hal ini tertuang dalam putusan nomor 2/MKMK/L/11/2023 yang dibacakan langsung oleh Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie di gedung MK, Selasa (7/11/2023).

Dalam surat putusan tersebut, Ketua MK Anwar Usman dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran berat terkait etik hakim Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara tersebut.”Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat,” kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie dikutip dari detik.comPutusan ini mendapat respon dari Menkopolhukam, Mahfud MD. Dikutip dari postingan twitternya, ketua Mahkamah Konstitusi tahun 2008-2013 kelahiran Madura menyampaikan apresiasinya akan putusan sidang Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

“Dalam beberapa tahun terakhir ini, saya sedih dan malu menjadi hakim dan ketua MK. Tapi hari ini, setelah MKMK mengeluarkan putusan tentang pelanggaran etik hakim konstitusi, saya bangga lagi dengan MK sebagai “Guardian of Constitution”. cuit ketua Mahkamah Konstitusi tahun 2008-2013 di akun twitter miliknya Selasa (7/11/2023).