Dmagz.id (Surabaya) – Kota Surabaya sampai saat ini masih berada di zona merah. Penularan Covid-19 masih menjadi ancaman serius. Hal ini menggugah salha satu organisasi masyarakat Arek Jogoboyo tergerak untuk juga turut aktif gencar melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan. Mereka konsisten melibatkan diri secara aktif dalam berbagai kegiatan sosial, baik edukasi, juga penyaluran bantuan sosial. Seperti saat membagikan wedang pokak, handsanitezer, dan masker yang dilakukan di wilayah Sukolilo pada Sabtu kemarin (31/07/2021).

Yetti Nillu Indrawati, Bendahara Ormas Arek Jogoboyo menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut merupakan bagian upaya dan ikhtiar agar masyarakat Surabaya bisa terus peduli kesehatan mereka ditengah pandemi. Terutama, menjaga imunitas dengan konsumsi beragam makanan dan minuman yang sehat dan menyehatkan. Minuman pokak sendiri dipilih, karena minuman ini juga telah diperkenalkan oleh Mensos Tri Rismaharini sewaktu masih menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Baca juga : https://dmagz.id/umum/ppkm-darurat-hari-ke-2-beberapa-ormas-di-surabaya-turun-sosialisasi-dan-beri-bantuan-untuk-masyarakat/

“Kenapa minuman pokak. Karena ramuan tradisional ini bisa dengan mudah dibuat masyarakat dan terbukti ampuh. Bahkan minuman yang diperkenalkan Bu Mensos ini juga menjadi minuman di dapur umum yang dibuat oleh Mensos di berbagai daerah”, ujarnya, ditengah aksi sosialnya.

Baca juga : https://dmagz.id/umum/gotong-royong-ditengah-pandemi-wajah-indonesia-yang-sebenarnya/