Dmagz.id (Surabaya) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (29/04/2020) kembali menyampaikan update terbaru peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur.

Ada penambahan 16 kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Jawa Timur, salah satunya dari Kota Mojokerto yang sebelumnya berstatus zona kuning, setelah adanya satu kasus positif Corona.

Adapun rincian 16 kasus itu di antaranya, empat dari Kabupaten Malang, tiga dari Pamekasan, dua dari Surabaya, dua dari Lumajang, dua dari Sidoarjo, satu kasus dari Gresik, satu dari Tuban, dan satu dari Mojokerto.

“Dengan tambahan 16 kasus, total sampai hari ini ada 871 kasus di Jatim, 617 orang di antaranya sampai hari ini dirawat di rumah sakit rujukan,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu malam.

Di sisi lain terkait berubahnya status Kota Mojokerto menjadi zona merah setelah seorang tenaga medis dinyatakan positif Covid-19, dibenarkan  Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan, pasien positif seorang pria berusia 32 tahun asal Kelurahan Sentanan, Kecamatan Kranggan. Sehari-hari pasien bertugas sebagai tenaga medis di rumah sakit swasta di Surabaya.
“Karena ada yang positif COVID-19, maka Kota Mojokerto menjadi zona merah seperti daerah lainnya di Jatim,” kata Ning Ita saat jumpa pers di Graha Mojokerto Service City (GMSC), Jalan Gajah Mada, Rabu (29/04/2020).

Sementara itu data terbaru pasien Covid-19 di  Jawa Timur hingga Rabu (29/4) total ada 871 kasus pasien positif,  617 orang di antaranya sampai hari ini dirawat di rumah sakit rujukan.

Sebanyak 2.986 pasien dalam pengawasan (PDP), 1.550 PDP masih dalam pengawasan. Sedangkan 19.051 orang dalam pemantauan (ODP) juga tercatat di Jawa Timur. Sebanyak 5.502 orang masih dipantau.

Kabar gembiranya jumlah pasien sembuh terus bertambah dengan total mencapai 157 orang atau mencapai 18,03 persen dibanding total  jumlah pasien meninggal yang sebanyak 97 orang atau sebesar 11.14 persen.

==
LK-SURABAYA.