Pada bagian bridge, Sara melantunkan sepenggal lirik berbahasa Jawa yang dibawakan dengan cengkok ala sinden.

Sebuah track yang merangkum ciri identitas Weird Genius sebagai grup EDM yang menyertakan atribut budaya lokal dalam setiap musiknya.

“Secara musik kami seimbangkan antara EDM masa kini dan lirik berbahasa Inggris dengan elemen tradisional dari instrumen maupun bahasa Jawa,” ucap Eka.

Lirik “Lathi” sendiri bercerita tentang toxic relationship yang didominasi kebohongan dan ego.

Meski menekankan sisi gelap sebuah hubungan, terdapat makna tersirat tentang keberanian dan pendirian menghadapi hubungan tidak sehat.

Digambarkan dalam sepenggal lirik berbahasa Jawa “Kowe ra iso mlayu saka kesalahan. Ajining diri ana ing lathi”, artinya “Kamu tidak bisa lari dari kesalahan.

Harga diri seseorang ada di lidah (ucapannya)”, yang diambil dari pepatah lama Jawa “Ajining diri soko lathi, ajining rogo soko busono”.

Buat yang belum pernah mendengarkan singel ini bisa disimak di platform musik digital.

==
LK-SURABAYA.