Ia ke Ponpes Al Fatah dengan membawa 1200 alat rapid test. Sebanyak 40 orang tim tracing memilah dengan melakukan wawancara yang terhadap  santri yang pernah kontak dengan 43 santri asal Malaysia. Hasil pemetaan santri yang pernah kontak dengan santri asal Malaysia itulah yang di rapid. Mengingat Kementerian Kesehatan Malaysia sudah menyatakan santri yang positif covid-19 bisa menjadi langkah awal penulusuran.

Kohar belum berani membeberkan hasil dari 200 santri yang telah di rapid tes. Ia lebih memilih untuk menunggu keseluruhan rapid tes selesai. “Kita lebih memfokuskan tracing terlebih dahulu pada sub klaster di pondokan tempat tinggal santri Malaysia yang dinyatakan positif sebelumnya,” terangnya.

Sementara tambahan empat orang Magetan yang terkonfirmasi positif per hari ini, dirinya belum mendapat informasi detail laporan pasien tambahan baru itu. Hanya saja, Kohar memastikan bahwa keempatnya bukan klaster Temboro. “Bukan. Itu pasien (yang sudah dites sebelumnya) baru diumumkan kementerian kesehatan hari ini. Jadi yang di tes-tes sebelumnya,” ujar Kohar.

Untuk diketahui, per hari ada tambahan 34 pasien baru yang terkonfirmasi positif covid-19. Selain Magetan, tambahan pasien baru lainnya yakni delapan dari Kabupaten Kediri, enam di Sidoarjo, lima di Surabaya, dan dua di Lumajang. Kemudian satu masing-masing dari Kota Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Lamongan, Gresik, dan Ponorogo.

==
LK-SURABAYA.