“Arsip adalah bukti otentik suatu pertanggungjawaban program. Kearispan merupakan prioritas dan tidak boleh disepelkan. Arsip pasti dibutuhkan sewaktu-waktu sesuai aturan,” ungkapnya.

Arahan ditutup dengan penyerahan x-banner Whistleblowing System (WBS), sebagai komitmen untuk terus berbenah diri secara internal.

“Suatu program kegiatan, harus memiliki arsip lengkap. Mulai dokumen perencanaan hingga dokumen pertanggunjawaban. Nah, ini akan sangat bagus apabila juga dilakukan dalam versi digital juga untuk efisiensi, kecepatan dan ringkas,” pungkanya. (red)