Surabaya, 29 September 2021 – WEDA adalah nama dari talenta baru di Industri musik Indonesia. Bulan ini, penyanyi sekaligus penulis lagu ini baru saja merilis single debutnya bertajuk “To Die For” di bawah label Semesta Musik Indonesia pada Sabtu 21 Agustus lalu.

Lahir di Surabaya, penyanyi yang punya nama lengkap Wedananda Mahawira Ciptawan ini sebetulnya bukanlah nama yang asing di dunia layar lebar. Sederet film telah ia bintangi, diantaranya Mengejar Surga, Kajeng Kliwon dan yang terbaru ini adalah Musyrik.

Namun musik ternyata bukan sesuatu yang asing bagi aktor muda ini. Sejak belia, ia telah mengikuti lomba tarik suara. Selama itu juga, penyanyi ganteng berambut agak panjang ini ternyata menyimpan bakat menulis lagu. Puluhan lagu telah ia tulis dan ia kantongi untuk bekal seandainya ada produser yang mau meliriknya.

Gayung bersambut. Di sela-sela penggarapan film Musyrik, Weda dikenalkan dengan musisi Rian Ekky Pradipta. Rian yang populer dan dikenal sebagai penyanyi utama dan penulis lagu untuk band D’Masiv ini melihat bakat terpendam dari Weda, lebih dari sekadar akting.

“Dari ngobrol dan mendengar ia bernyanyi, saya melihat sesuatu yang unik yang ada dalam dirinya. Ia punya jenis suara yang khas yang tidak saya temui di penyanyi lain,” ujar Rian.

Akhirnya tanpa pertimbangan panjang, Rian pun akhirnya menulis lagu baru untuk dinyanyikan oleh Weda bertajuk “To Die For”. Single yang awalnya diperuntukkan sebagai original soundtrack bagi film Musyrik ini akhirnya juga menjadi debut single dari Weda sendiri.

Meskipun “To Die For” ditulis oleh Rian, namun lagu ini sendiri bercerita soal hubungan percintaan yang relate dengan apa yang dirasakan Weda sebagai remaja. Bahkan lagu yang isinya berbahasa Indonesia ini diberikan ‘sentuhan’ sedikit di judul oleh Weda, menjadikan lagu ini punya nuansa kekinian.