Dmagz.id (Surabaya) – Pandemi Covid-19 ternyata benar-benar menjadi pukulan keras bagi semua sektor di seluruh dunia,  tak terkecuali di Indonesia. Bahkan, persebaran covid -19 di Surabaya membuat fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan bekerja extra keras. Saat ini seluruh rumah sakit dan Puskesmas di Surabaya terpaksa membuka pelayanan 24 jam. Hal ini, membuat para tenaga kesehatan juga harus bekerja ekstra keras.

Namun, tugas dan kerja keras para nakes tersebut, juga mendapatkan dukungan dan apresiasi dari berbagai lembaga dan kelompok sosial yang ada di Surabaya, yang secara sukarela dan bersama-sama, bergotong royong mengumpulkan bantuan dan disalurkan kepada para nakes dan masyarakat umum.

H. Ahmad Badruttamam salah satu tokoh masyarakat di Surabaya, yang juga merupakan Ketua Ormas Jogoboyo, menyampaikan bahwa ia dan anggotanya secara konsisten turut serta bahu membahu menyumbang semua sumberdaya yang dimiliki untuk membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan pandemi saat ini. Beberapa bergerak untuk pasien isoman, selain juga beberapa diantaranya juga bergerak berpartisipasi membantu pemerintah dalam upaya menggalakan vaksinasi. Namun menurutnya, saat melihat tugas para nakes yang luar biasa, dimana tugas mereka sangat mulia, sehingga ormas-ormas di Surabaya juga terpanggil untuk membantu dengan menyalurkan bantuan yang beragam kepada mereka, mulai dari makanan, vitamin dan kebutuhan hidup lainnya.

“Semula kita fokus membantu pasien yang menjalani isolasi mandiri. Tapi dalam perkembangannya nakes juga perlu dibantu karena mereka bekerja keras menyelamatkan pasien covid”, ujarnya Jumat (30/07/2021).

Hal ini menurutnya dilatar belakangi oleh kesadaran masyarakat Surabaya, bahwa keberadaan para nakes sebagai garda terdepan menghadapi covid dinilai sangat senyral. Menurut Ahmad Badruttamam, kondisi akan menjadi runyam, jika kemudian banyak nakes yang kelelahan dan sakit. Karenanya masyarakat perlu membantu dengan menyalurkan berbagai bantuan untuk para nakes.

“Nakes garda terdepan dalam perang menghadapi covid. Karenanya kita atau masyarakat harus membantu. Jangan hanya diam saja”, tambahnya.

Sementara itu, hal ini disambut baik oleh para nakes, seperti yang disampaikan Husein salah satu nakes di Puskesmas di Surabaya. Rasa terima kasih juga disampaikan atas perhatian masyarakat Surabaya kepada para nakes. Karena menurutnya, selama ini yang mungkin ak banyak orang tahu bahwa banyak sekali para rekan sejawatnya yang kelelahan dan terpapar covid karena bekerja ekstra keras tanpa batas waktu. Namun dengan kepedulian dan perhatian masyarakat nakes menjadi kembali terpompa semangatnya.