Dmagz.id (Surabaya) – Kasus penyebaran Covid-19 di beberapa daerah seccara nasional lambat laun mulai bisa dikendalikan dan menampakkan hasil yang baik. Khususnya Jawa Tengah yang terus menunjukan penurunan. Bahkan dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah menjadi zona orange dan tidak ada lagi zona merah.

Beberapa upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19 terus dilakukan. Beberapa diantaranya adalah Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, percepatan vaksinasi hingga Gerakan “Jateng Di Rumah Saja” selama dua hari sebelumnya.

Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah menyebut bahwa gerakan tersebut cukup efektif menurunkan angka kasus Covid-19 hingga 40-50 persen dan tidak ada zona merah di Jawa Tengah. Hal ini menurutnya berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah yang diterima Ganjar, data ini setidakny hingga 7 Februari 2021.

Sebelumnya yakni periode 18-24 Januari beberapa daerah di Jawa Tengah yang masuk zona merah diantaranya Grobogan, Klaten, Kota Semarang dan Kendal. Sedangkan 25-31 Januari zona merah meliputi Kendal, Karanganyar, Cilacap, Blora dan Kebumen. Namun, angka terus menurun hingga 1-7 Februari 2021, Jawa Tengah tidak ada zona merah.

Sedangkan untuk secara keseluruhan, tren bulanan Covid-19 di Jawa Tengah Januari mengalami penurunan menjadi 28.189 dari Desember yang mencapai 30.948. Sedangkan tren mingguan hingga 14 Februari 2021 juga turun. Terakhir di angka 4.721. Padahal di minggu sebelumnya mencapai 5.530.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam rapat mingguan penanganan COVID-19 di lantai 2 Kantor Pemprov Jateng, Senin (15/02/2021). Ganjar juga menegaskan bahwa perkembangan COVID-19 di wilayahnya cukup bagus.