Dmagz.id (Surabaya) – Akhir-akhir ini karena adanya seruan Work From Home (WFH), dan belajar dari rumah banyak orang yang menggunakan aplikasi Zoom sebagai sarana untuk berdiskusi ataupun melakukan meeting jarak jauh.

Namun sayangnya boomingnya Zoom dibarengi dengan maraknya peretasan layanan konferensi video Zoom dengan teknik Zoombombing memaksa perusahaan itu untuk menggelontorkan pembaruan Zoom 5.0 untuk meningkatkan keamanan layanan panggilan video mereka.

“Hari ini kami mengumumkan peningkatan keamanan yang kuat pada pembaruan Zoom 5.0 yang akan datang, dengan menambahkan enkripsi AES 256-bit GCM. Penting bagi kami yang secara proaktif mengidentifikasi, mengatasi, dan meningkatkan kemampuan serta privasi platform Zoom selama 90 hari,” tulis CEO Zoom, Eric Yuan dikutip dari laman resmi Zoom.

Pembaruan ini difungsikan untuk meningkatkan perlindungan saat rapat online tengah berlangsung, dengan memberikan jaminan kerahasiaan serta integritas pada Zoom Meeting, Zoom Video Webinar, dan data Zoom Phone.

Lalu, perusahaan juga memberikan kontrol host (penyelenggara rapat) yang lebih kuat. Host bisa melaporkan pengguna (Report a User) kepada Zoom melalui ikon Security (keamanan).