Lebih lanjut Eka juga menjelaskan bahwa ada peningkatan jumlah peserta hingga November tahun ini.

“Target jumlah FKTP sendiri, tahun ini menjadi 223 dari 219 yang ada per November 2021 ini,” ungkapnya.

Selain itu mengenai teknis pelaksanaannya, Eka juga menjelaskan bahwa nantinya klinik atau puskesmas, akan menunjuk PIC administrasi untuk bertanggung jawab menerima keluhan atau permintaan informasi dari peserta. Selanjutnya, keluhan dan permintaan informasi tersebut akan di catat di aplikasi PIPP fasilitas kesehatan (faskes) primer.

“Sehingga pemberian informasi terkait apapun, baik yang terkait prosedur yang dijamin oleh JKN atau ketika ada iur biaya padahal seharusnya tidak ada, sudah tercatat di aplikasi tadi, dan akan termonitor secara real time. Satu yang juga penting diketahui, peserta dapat menyampaikan keluhan terkait layanan di faskes melalui aplikasi mobile JKN pada menu KESAN,” ujar Eka.

Peserta JKN juga bisa menilai pemberian layanan oleh FKTP dimana peserta terdaftar. Tentang bagaimana pelayanan mulai dari bagiamana sistem administrasinya, jadwal dan pelayanan dokternya, sehingga baik dari sisi peserta, faskes dan BPJS Kesehatan dapat saling memonitoring. Dengan demikian diharapkan dapat terus meningkatkan kepuasan peserta lanjut Eka. (red)