Surabaya, 06 September 2021 – Di tahun 2021 ini Museum Sandi terpilih sebagai tujuan kegiatan Wajib Kunjung Museum oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.

Program Wajib Kunjung Museum Sandi dilaksanakan dengan mengusung dua kegiatan, pertama Pemutaran jejak sejarah Museum Sandi yang sudah ditayangkan di Youtube Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Sabtu 4 September 2021 dengan menghadirkan narasumber Kepala Museum Sandi Setyo Budi Prabowo dan seorang saksi pendirian museum saat itu, Suwardjo. Selain itu kegiatan lainnya ada juga Virtual Tour melalui instagram @dinaskebudayaankotajogja. Pada kesempatan Virtual Tour di Instagram, peserta yang beruntung, akan mendapatkan cinderamata menarik dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Informasi waktu penayangan Virtual Tour ini dapat diikuti di akun Instagram @dinaskebudayaankotajogja.

Museum Sandi berdiri pada tanggal 29 Juli 2008 menempati lantai dasar Museum Perjuangan. Pada 29 Januari 2014 menempati lokasi baru di Kotabaru yang diresmikan oleh Mayor Jenderal TNI Dr. Djoko Setiadi dan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Museum Sandi menyimpan koleksi-koleksi penting yang berkaitan dengan kode dan sandi negara.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, S.Sos, MM menjelaskan, kegiatan Wajib Kunjung Museum edisi kedua ini memilih Museum Sandi yang terletak di Jalan Faridan M. Noto 21, Kotabaru, Yogyakarta.

“Museum Sandi merupakan anggota Forum Museum Kota Yogyakarta. Melalui produksi ini, kami berupaya untuk memberikan informasi seluas-luasnya mengenai Kotabaru sebagai kawasan pertama kali lahirnya sistem persandian negara. Kawasan ini menjadi tempat lahirnya Dinas Kode pada tahun 1946”, imbuh Yetti Martanti.

Melalui kegiatan ini diharapkan, Museum Sandi semakin dikenal luas oleh masyarakat sehingga dapat menaikkan minat belajar sejarah dan kunjungan museum di masa sekarang serta tahun-tahun selanjutnya.