Surabaya, 19 September 2021 – Seringkali sampah menjadi barang tidak lagi berguna bagi manusia, sehingga menyebabkan sikap acuh tak acuh terhadap keberadaan sampah. Orang sering membuang sampah sembarangan, seolah-olah mereka tidak memiliki salah apapun.

Hal ini ternyata menarik perhatian salah seorang mahasiswa di Surabaya bernama Ahmad Triya Sanusi. Mahasiswa Program Studi Teknologi Manufaktur Untag Surabaya ini tergerak untuk menciptakan sebuah inovasi bernama “Rancang Bangun Sepeda Penyapu Sampah dengan Sistem Sapu Berputar”. Sebuah sepeda, namun juga berfungsi menyapu bersih sampah, terutama plastik di setiap rute yang di laluinya.

Saat di wawancara awak media di kampusnya Jumat kemarin (17/09/2021) Triya mengungkapkan bahwa, penelitian tersebut dilatarbelakangi oleh pengamatannya pada jalanan di desanya, dan dibeberapa tempat yang memiliki kapasitas lebar jalan terbatas.

“Saya melihat beberapa jalan di desa yang lebar jalannya hanya sekitar dua meter ada beberapa sampah botol plastik berserakan sehingga saya termotivasi bagaimana membuat alat sapu sampah yang dapat masuk atau melewati jalan yang tidak terlalu lebar itu,” ungkapnya.

Triya juga menilai bahwa tukang sapu jalanan, menjadi salah satu yang juga menjadi perhatiannya.

“Petugas sapu jalan membersihkan sampah dengan cara manual yang kemudian sampah dikumpulkan ke tempat penampungan sampah,” tambahnya.

Dari sanalah, menurut anak bungsu dari tiga bersaudara ini, dirinya mulai dan segera melakukan beberapa kajian yang diperlukan, tentang teknologi tepat guna yang bermanfaat.

“Saya merancang sepeda penyapu, semacam becak gowes jaman dulu tetapi dimodifikasi bagian depannya sebagai tempat sapu,” jelasnya.