DMagz.id – Azrul menyampaikan dukungan pribadinya kepada mantan Kapolda Jawa Timur yang maju dalam kontestasi politik Pilwali Surabaya tahun ini Machfud Arifin. Namun, Azrul Ananda menepis anggapan bahwa dia akan maju sebagai calon Wakil Walikota Surabaya. Dalam blog pribadinya, www.happywednesday.id. Presiden Persebaya ini menuliskan bahwa dirinya menegaskan tidak akan maju untuk jabatan politik apapun.

”Saya berkali-kali menegaskan, bahwa saya sama sekali tidak punya ambisi menjadi Gubernur, Walikota, atau jabatan politik apa pun,” tulis Azrul dalam blog pribadinya.

Namun juga menurutnya, dirinya berkomitmen untuk ikut berkontribusi dalam membangun Surabaya. Bahkan, Azrul juga menyampaikan kekhawatiran dirinya tentang masa depan Surabaya kedepannya.

”Tapi sebagai pribadi, sebagai warga Surabaya yang begitu mencintai kota ini, saya sangat khawatir terhadap masa depannya. Mau dibawa ke mana? Mau jadi apa?,” katanya.

Azrul juga menambahkan dan menyampaikan apresiasinya terhadap Walikota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini. Menurutnya, Surabaya selama dipimpin Walikota Risma mengalami perkembangan yang pesat. Karena itu, dibutuhkan Walikota yang bisa menjaga pembangunan Surabaya tetap melaju kencang.

”Untuk jadi Walikota berikutnya, harus bisa menjawab tiga pertanyaan. Anda siapa? Anda pernah berbuat apa? Dan Anda akan membawa ke mana Surabaya nanti?”, tulis Azrul.

Azrul yang merupakan putra Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan , juga menuliskan pendapatnya bahwa dari tiga pertanyaan yang harus dijawab, ditemukannya pada sosok Machfud Arifin. Bakal Calon Walikota ini juga merupakan sahabat lama ayahnya. Bahkan, menurutnya sejak dulu ketika Machfud Arifin masih aktif sebagai Kepala Polisi, dirinya selalu meninggalkan ”warisan” pembangunan infrastruktur di institusi dan lembaga yang dia pimpin.