Dmagz.id- Sugi Nur Raharja alias Gus menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus Pencemaran Nama Baik atas vlog Gus Nur di YouYube berjudul Generasi Muda NU Penjilat.

Ratusan orang Banser, Ansor, dan FPI terlihat memenuhi Pengadilan Negeri Surabaya di jalan arjuna, mereka berniat untuk mengawal jalannya persidangan.

Para Anggota anrmas tersebut terlihat memadati ruang tunggu, di dalam bahkan sampai berada di luar gedung PN Surabaya.

Untuk memastikan keamanan jalannya sidang, Sebanyak 300 personel polisi dan 1 watercanon terlihat siaga berjaga sepanjang sidang Sugi Nur Raharja alias Gus Nur berlangsung kata kapolsek Sahawan.

“Sebanyak 300 personel terdiri dari Brimob Polda Jatim 1 SSK, Gabungan Polsek sebanyak 20 personel, Gabungan Dalmas Polres, K9, patko, mobil water canon 1 kompi dikerahkan untuk pengamanan sidang Gus Nur” kata Kapolsek Sawahan Kompol Dwi Eko Budi, Kamis (13/6/2019).

Jumlah anggota yang diterjunkan itu kata Dwi Eko, sama dengan jumlah personel saat mengamankan sidang Ahmad Dhani lalu.

Meski polisi berjaga ketat, Situasi di luar ruang sidang sempat memanas, Anggota FPI dan banser bersitegang dan saling tunjuk sehingga membuat suasana semakin memanas.

Situasi itu di picu saat salah seorang anggota banser yang berteriak karena geram melihat jalannya persidangan

“Woy…ustadz ojo keakean cangkem, ayo keluar duel ae. Percuma dijelasno, nggak ngerti pasal-pasalan,” teriak salah satu anggota banser di ruang tunggu Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (13/6/2019).

Namun polisi yang sudah siaga sigap melerai masuk dalam kerumunan, anggota banser dan FPI yang lain juga mencoba menenangkan suasana. Ada yang mencoba menenangkan anggotanya sambil berselawat nabi. Ada juga yang memekikkan takbir.

“Sudah-sudah tenang. Ini persidangan,” imbau polisi dengan suara cukup keras.

Tak lama kemudian, personel brimob masuk ke ruang tunggu dengan membawa senjata lengkap. Suasana kembali dingin. Kedua ormas lalu dijaga ketat polisi secara terpisah. Sidang pun tetap berjalan dan tak terpengaruh situasi di luar ruang sidang.

Seperti diketahui Gus Nur dilaporkan koordinator Forum Pembela Kader Muda NU, sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim. Laporan tersebut dilayangkan atas vlog Gus Nur di YouYube berjudul Generasi Muda NU Penjilat. Vlog yang berdurasi 28 menit, 25 detik tersebut dinilai menghina NU.

Dalam kasus ini, Gus Nur disangkakan pencemaran nama baik, pasal 27 ayat 3 UU ITE, dengan acaman hukuman empat tahun penjara.

AK11