Dalam mempersiapkan kompetisi tersebut, Annisa juga menjelaskan, cukup singkat. Ia dan timnya menghabiskan waktu tiga minggu untuk persiapan.

“Persiapan yang kami lakukan yaitu membuat rak hijab baru dan berbagai kebutuhan lainnya. Ada pula tahapan yang harus kami ikuti yaitu seleksi internal universitas melalui proposal usaha, pendaftaran, dan presentasi pitchdeck disertai sesi tanya jawab oleh dewan juri,” ungkap mahasiswi yang saat ini sedang duduk di semester lima ini.

Annisa juga bercerita bagaimana proses ia dan timnya saat detik-detik sebelum presentasi. Dimana ia dan timnya sempat terkendala masalah sinyal. Namun tantangan tersebut terbayar dengan antusiasme pengunjung KMI XII 2021,

“Kendalanya adalah sinyal yang tiba-tiba terputus beberapa saat sebelum presentasi dan cuaca yang cenderung lebih sering hujan, sehingga ada beberapa tim kami yang merasa kurang fit,” ungkapnya.

Rencana kedepan Annisa dan tim akan mempersiapkan brand mereka agar lebih siap untuk mengikuti perlombaan selanjutnya.

“Tentunya kami akan selalu berusaha untuk menambah produk baru yang inovatif dan selalu membawa ciri khas brand kami,” ujar alumnus SMKN 6 Surabaya ini.

Ia dan timnya juga mengaku bangga dan senang karena didukung oleh universitas sejak mulai proses pendampingan pembinaan hingga dan akomodasi.

“Alhamdulillah universitas memberikan dukungan, mulai dari pembinaan oleh dosen hingga akomodasi. Respon pengunjung juga sangat baik, booth kami selalu ramai.”

Dengan kemenangan yang telah diraih, Annisa dan timnya berharap agar dapat menginspirasi para mahasiswa lainnya. (red)